Askar Tak Berseragam Awasi Masjid Nabawi, Jemaah Haji Diminta Ekstra Disiplin

12 hours ago 13

loading...

Otoritas keamanan Arab Saudi memberlakukan pengawasan super ketat di area Masjid Nabawi, Madinah, demi menjaga kesucian rumah ibadah selama musim haji. Foto/MCH 2026

NABAWI - Otoritas keamanan Arab Saudi memberlakukan pengawasan super ketat di area Masjid Nabawi , Madinah, demi menjaga kesucian rumah ibadah selama musim haji . Aparat penegak hukum tidak akan menerima alasan ketidaktahuan dari jemaah yang tertangkap tangan melanggar regulasi yang telah ditetapkan.

Kepala Seksi Khusus (Seksus) Nabawi PPIH Arab Saudi Daker Madinah M Thoriq mengingatkan bahwa jemaah Indonesia harus meningkatkan kewaspadaan dan disiplin perilaku. Pengawasan berlapis diterapkan melalui teknologi kamera pemantau (CCTV) hingga pengerahan personel keamanan (Askar) yang membaur tanpa seragam resmi.

"Polisi di sana tidak pandang bulu. Siapa pun yang kedapatan melakukan larangan pasti akan dicari untuk diberikan sanksi," tegas Thoriq di Madinah, Senin (27/4/2026).

Baca Juga: Haji dalam Lintasan Sejarah: Dari Zaman Nabi Ibrahim hingga Era Modern

Deretan larangan keras yang pantang dilanggar meliputi aktivitas siaran langsung di media sosial, pembuatan video komersial, hingga merekam proses evakuasi medis. Jemaah juga diharamkan membentangkan atribut partai politik, organisasi massa, maupun spanduk identitas kloter.

Askar Tak Berseragam Awasi Masjid Nabawi, Jemaah Haji Diminta Ekstra Disiplin

Kepala Seksi Khusus (Seksus) Nabawi PPIH Arab Saudi Daker Madinah M Thoriq

Berbagai tindakan yang memicu kegaduhan seperti meneriakkan yel-yel, membawa pengeras suara, hingga merokok di lingkungan masjid akan menjadi target operasi Askar. Sanksi yang dijatuhkan sangat terukur, mulai dari pembinaan dengan surat pernyataan hingga denda tunai 400 Riyal Saudi bagi pelaku yang merokok.

"Pelanggaran lain bahkan bisa dipenalti atau larangan masuk ke Arab Saudi untuk waktu tertentu," urai Thoriq menjelaskan risiko fatal bagi tindak pidana asusila atau perkelahian.

Guna mencegah jemaah berurusan dengan hukum setempat, Tim Seksus Nabawi PPIH Arab Saudi Daker Madinah telah menyiagakan 68 personel khusus yang bersiaga dalam rotasi ketat. Sebanyak 17 petugas disebar setiap sifnya pada lima titik strategis di dalam area masjid.

Fokus utama puluhan petugas ini adalah mengawal akses jemaah menuju Raudhah dan menangani insiden jemaah tersesat atau terpisah dari rombongan. Kehadiran negara di titik vital ini diharapkan mampu menjadi tameng agar kekhusyukan ibadah tamu Allah tidak terganggu oleh jerat hukum aparat Saudi.

(zik)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |