PALANGKA RAYA - Aksi penolakan oleh sejumlah masyarakat terhadap penertiban tambang emas ilegal (Peti) di Kalimantan Tengah, menggelora di media sosial (Medsos) dan sejumlah group whatsap.
Terpantau oleh media ini, gerakan masyarakat ini atas rasa prihatin dan memberikan dukungan moril terhadap keadaan masyarakat khsususnya masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) yang selama ini mengandalkan sektor usaha mata pencahrian dari usaha pertambangan emas.
Masyarakat Kalteng khususnya diwilayah pendalaman, banyak mengadalkan usaha pertambangan tradisional emas dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari bahkan usaha ini juga bisa menaikan taraf hidup yang lebih baik.
Akun facebook @agusprabowoyesto salah satu penggiat aksi demo penolakan penertiban penambang emas di Kalimantan Tengah ini, menyerukan aksi masa tersebut.

Berdasarkan banner baliho yang beredar, aksi demo ini didukung oleh Aliansi Penambang Rakyat Kalimantan Tengah (APR - KT). Dengan seruan aksi dilaksanakan di Mapolda Kaliteng tanggal 25 Maret 2026 dengan perwakilan 2 orang di setiap desa yang ada di Kalteng.
Dan dilanjutkan besok hari tanggal 26 Maret 2026 dilaksanakan aksi demo di Depan kantor DPRD Provinsi Kalimantan Tengah.
Dengan slogan "Bela Penambang, Stop Razia", "kami bukan maling, kami ingin makan", "Lawan Ketidakadilan" dengan koordinator aksi Agus Prabowo Yesto, SE nomor kontac/WA : 082358622215.
Kepada media ini saat di konfirmasi kegiatan tersebut melalui akun facebook nya, memyampaikan akan memberikan penjelasan arah kegiatan aksi tersebut, besok (Senin, 9/3/26) menunggu tim menyususnnya.
Berdasarkan pantauan media ini, dukungan masyarakat terhadap kegiatan ini disambut antusias dari berbagai pelosok daerah.

Dilansir media ini, personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) kembali melaksanakan apel siaga di Mapolda Kalteng pada Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini digelar sebagai wujud kesiapsiagaan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Kalimantan Tengah.
Apel siaga berlangsung dengan penuh kedisiplinan dan semangat. Selain pengecekan kekuatan personel, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemeriksaan perlengkapan serta kesiapan sarana dan prasarana operasional guna memastikan seluruh unsur siap digerakkan sewaktu-waktu.
Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol Irwan Jaya, S.I.K., dalam arahannya menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan hal mutlak yang harus dimiliki setiap personel Brimob.
“Apel siaga ini adalah bentuk komitmen kita untuk selalu siap dalam menghadapi setiap dinamika tugas di lapangan. Saya tekankan kepada seluruh personel agar menjaga disiplin, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas, ” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kehadiran Brimob harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Kita harus hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung yang humanis. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap berpedoman pada prinsip Polri Presisi, ” tambahnya.
Melalui apel siaga yang dilaksanakan hari ini, diharapkan seluruh personel Satbrimob Polda Kalteng semakin solid, responsif, dan sigap dalam menjaga stabilitas keamanan di Kalimantan Tengah, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. (//).

16 hours ago
6

















































