Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyelimuti Jabodetabek, Anak Sekolah Bakal PJJ?

2 hours ago 4

loading...

Sejumlah wilayah di Jabodetabek terdampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: SindoNews TV

JAKARTA - Sejumlah wilayah di Jabodetabek terdampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Pemerintah belum memutuskan apakah aktivitas pembelajaran di sekolah akan dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) M. Qodari, mengatakan pemerintah masih akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta pemerintah daerah terkait kondisi di wilayah terdampak.

“Terkait dengan pertanyaan yang barusan disampaikan yang ditujukan untuk Kementerian Pendidikan, kami juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan update dari setiap daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota yang terdampak dari letusan gunung Anak Krakatau, jadi InsyaAllah nanti akan ada update berikutnya,” ujar Qodari saat konferensi pers, Minggu (6/9/2026).

Baca juga: Pembelajaran Jarak Jauh Diterapkan Bila Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masuk Kriteria Berbahaya

Menurut Qodari, keputusan mengenai PJJ nantinya akan mempertimbangkan tingkat polusi udara di masing-masing wilayah. Pemerintah daerah juga memiliki ruang untuk menentukan kebijakan pembelajaran sesuai kondisi di wilayahnya.

"Tapi bisa saya katakan di sini, bahwa berdasarkan pengalaman di tempat yang lain misalnya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan maupun di Sumatera, terkait dengan pendidikan itu yang sudah-sudah berdasarkan kepada tingkat polusi, indikator polusi yang terjadi pada masing-masing lokasi dan apabila memang memenuhi atau sampai pada kriteria yang sudah berbahaya, maka diberikan ruang atau kesempatan kepada pemerintah daerah yang bersangkutan untuk melakukan pendidikan jarak jauh atau pembelajaran online," katanya.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |