loading...
Ada sejumlah kisah ART mendadak kaya raya setelah mendapat warisan dari majikan yang meninggal, termasuk ART asal Indonesia di Arab Saudi. Foto/SPA
JAKARTA - Menjadi asisten rumah tangga (ART), pengasuh anak, maupun caregiver orang lanjut usia (lansia) umumnya bukan pekerjaan yang identik dengan kekayaan. Namun, sejumlah orang justru mendapatkan rezeki tak terduga setelah bertahun-tahun mengabdi kepada majikannya.
Bukan sekadar uang pesangon atau bonus, beberapa pekerja rumah tangga bahkan mendapatkan warisan bernilai miliaran hingga puluhan miliar rupiah. Nama mereka tercantum dalam surat wasiat karena dianggap telah memberikan pengabdian luar biasa kepada sang majikan.
Baca Juga: Media AS: Keluarga Terkaya di Indonesia Pindahkan Lebih dari Rp17,6 Triliun ke Luar Negeri
Ada yang mendapatkan uang tunai, rumah, tanah hingga apartemen mewah.
7 Kisah ART dan Pengasuh Mendadak Kaya setelah Dapat Warisan Majikan
1. ART Indonesia di Singapura Dapat Warisan Rp13 Miliar
Kisah pertama datang dari seorang pekerja rumah tangga asal Indonesia yang bekerja di Singapura. Perempuan tersebut diketahui telah bekerja selama 13 tahun untuk seorang mantan kepala sekolah bernama Khoo Guat Neo.
Khoo meninggal dunia pada usia 92 tahun dan tidak memiliki pasangan maupun anak. Dalam surat wasiatnya, sang ART ternyata menjadi salah satu penerima harta peninggalan.
Menurut laporan Mothership,ART yang tak disebutkan namanya ini mendapatkan sekitar SGD1 juta atau setara belasan miliar rupiah. Jumlah tersebut tentu sangat besar jika dibandingkan dengan penghasilan seorang pekerja rumah tangga.
Warisan tersebut diberikan karena hubungan keduanya telah terjalin selama lebih dari satu dekade. Sang ART tidak hanya menjalankan tugas rumah tangga, tetapi juga mendampingi majikannya selama bertahun-tahun.
2. ART Filipina Dapat Rp60 Miliar dan Apartemen
Kisah berikutnya bahkan lebih fantastis. Seorang pekerja rumah tangga asal Filipina bernama Christine mendapatkan warisan dalam jumlah besar dari majikannya di Singapura.
Christine diketahui telah bekerja selama sekitar 24 tahun untuk keluarga majikannya. Dia mulai bekerja sejak 1986 dan bertahan hingga puluhan tahun.
Setelah majikannya meninggal, isi surat wasiat mengungkapkan bahwa Christine memperoleh sekitar SGD6 juta. Jika dikonversikan menggunakan kurs saat ini, nilainya mencapai puluhan miliar rupiah. Tidak hanya uang, Christine juga mendapatkan sebuah apartemen mewah di kawasan Singapura.
Pengabdian selama lebih dari dua dekade akhirnya membuat kehidupan Christine berubah drastis.


















































