Warga Tuntut Uang Pupuk Dikembalikan, Oknum Pangulu Nagori Landbouw Tebar Janji

1 month ago 42

SIMALUNGUN - Sejumlah pupuk bersubsidi ditawarkan oknum Pangulu Nagori Landbouw berinisial HJ kepada warga berbuntut panjang dan publik menyoal kuota pupuk bersubsidi milik kelompok tani di Nagori Landbouw tersebut.

Informasi dihimpun, diketahui kuota pupuk bersubsidi milik kelompok tani di Nagori Landbouw, disalurkan melalui kios pupuk UD. Tani Jaya di Nagori Bandar Rakyat, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Jumat (19/12/2025), sekira pukul 09.00 WIB.

"Tidak ada kios resmi di Nagori Landbouw dan distribusi pupuk diterima UD. Tani Jaya beralamat di Nagori Bandar Rakyat, untuk disalurkan kepada kelompok tani Nagori Landbouw, * ungkap salah seorang warga setempat.

Kemudian, nara sumber mengungkapkan, disinyalir oknum Pangulu Nagori Landbouw berinisial HJ, turut berperan melakukan penyimpangan penyaluran kuota pupuk bersubsidi milik kelompok tani yang ada di Nagori Landbouw.

"Kuota pupuk bersubsidi yang semestinya disalurkan kepada kelompok tani di Nagori Landbouw disinyalir telah disalurkan kepada pihak eksternal demi keuntungan pribadi, " ungkap nara sumber.

Sementara, Netty Sitorus selalu petugas lapangan Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun dihubungi melalui pesan percakapan selularnya dan dikonfirmasi soal jumlah kelompok tani serta jumlah kuota pupuk bersubsidi milik kelompok tani di Nagori Landbouw. 

"Pagi juga, pak. Kalau terkait informasi kelompok tani di Nagori Landbouw ada 4 kelompok dan jumlah kuota pupuk bersubsidi, biasanya kuota global per Kecamatan, " tulisnya dalam pesan percakapan selularnya menyampaikan tanggapan.

Namun, Netty Sitorus terkesan enggan merespon dan menanggapi lebih lanjut, saat awak media kembali bertanya soal pola pengawasan distribusi pupuk ke Kios Tani Jaya di Nagori Bandar Rakyat hingga tersalurkan kepada kelompok taninya. 

Selanjutnya, Petugas Penyuluh Lapangan Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun tidak merespon, ketika dimintai tanggapannya terkait oknum Pangulu Nagori Landbouw menawarkan pupuk kepada warga, hingga rilis berita ini dilansir ke publik.

Sementara, oknum Pangulu Nagori Landbouw berinisial HJ saat dikonfirmasi melalui pesan percakapan selularnya berdalih tidak mengetahui terkait dirinya menawarkan sejumlah pupuk kepada warga disertai kwitansi bertanda tangan dan berstempel tersebut.

"Siapa yang jual pupuk, bang ? tau pun tidak, " sebut HJ dalam pesan percakapan selularnya.
 
Sebelumnya diberitakan,
Seorang petani, Ucok Gadong Saragih ditawari, sekiranya membeli pupuk bersubsidi ? Dikarenakan butuh pupuk untuk tanaman di ladangnya. Maka, pupuk bersubsidi dipesan sebanyak 35 zak.

Meskipun, belum tau di mana keberadaan pupuknya. Namun, Ucok Gadong Saragih membayar lunas pupuk senilai Rp 4, 2 Juta. Setelah menunggu sebulan lamanya, pupuk tersebut tak kunjung diantarkan.

Akhirnya, Ucok Gadong Saragih mendatangi dan bertemu oknum berinisial HJ di Kantor Pangulu Nagori Landbouw, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Jumat (12/12/2025), sekira pukul 09.30 WIB.

Singkat cerita, oknum Pangulu Nagori Landbouw HJ mengembalikan uang senilai Rp 3 Juta dan sisanya, dijanjikan akan dikembalikan Rp 1, 2 Juta pada hari Jumat sore tersebut.

Namun, setelah menunggu semalaman hingga hari Sabtu pagi (13/12/2025) Ucok Gadong Saragih belum menerima sisa uangnya tersebut dan Ia memutuskan untuk menjumpai kembali Pangulu HJ.

Terpisah, hingga berita ini dilansir ke publik, oknum Pangulu HJ belum dapat dihubungi untuk dimintai tanggapannya terkait janjinya akan mengembalikan sisa uang Rp 1, 2 Juta yang ditagih Ucok Gadong Saragih.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |