Magelang — Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah melakukan dialog bersama Narapidana Terorisme (Napiter) Sabtu, 29/11/2025, sebagai bagian dari upaya memperkuat program pembinaan dan deradikalisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Kabid Perawatan Pengamanan dan Patnal, Herliadi menekankan pentingnya pendekatan humanis dan komunikasi terbuka dalam proses pembinaan. Melalui dialog yang berlangsung hangat, pihaknya menggali perkembangan sikap, perilaku, serta kesiapan para Napiter dalam mengikuti program integrasi dan reintegrasi sosial.

“Kami terus mendorong pembinaan yang bertumpu pada nilai kebangsaan, toleransi, dan wawasan kebinekaan. Kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk memastikan bahwa setiap warga binaan, termasuk Napiter, memperoleh pembinaan yang tepat dan proporsional, ” ujarnya.
Kalapas Magelang Agung Supriyanto menyambut baik kunjungan dan pendampingan dari Kanwil Jateng. Ia menegaskan bahwa sinergi antara lapas dan wilayah menjadi kunci keberhasilan pembinaan, khususnya bagi warga binaan kategori Napiter.
“Dukungan dari Kanwil sangat berarti bagi kami. Melalui kegiatan ini, kami dapat memastikan bahwa program deradikalisasi berjalan sesuai standar dan memberikan dampak positif bagi perubahan sikap warga binaan, ” ujar Kalapas.
Kalapas juga menambahkan bahwa Lapas Magelang akan terus memperkuat pendekatan persuasif dan pembinaan berbasis nilai kebangsaan guna mendukung proses reintegrasi sosial para Napiter.
Pihak Lapas Magelang berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai bentuk pendampingan dan penguatan dari tingkat wilayah, sehingga proses pembinaan Napiter dapat berjalan optimal dan berkontribusi pada upaya deradikalisasi di lingkungan pemasyarakatan.
(Humas Lapas Magelang)

1 day ago
8
















































