Muslim Ayub Salurkan Bantuan di Pidie Jaya, Desak Percepatan Huntara Jelang Ramadan

1 month ago 25

PIDIE JAYA SUMATRA - Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Dapil Aceh I, Muslim Ayub, menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program NasDem Peduli kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Dalam kunjungannya, Muslim Ayub menekankan pentingnya percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi para pengungsi, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Bantuan logistik yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng, gula, pakaian, air mineral, hingga Al-Qur’an. Bantuan tersebut diserahkan langsung ke sejumlah posko pengungsian di Kecamatan Meurah Dua dan Meureudu, dengan tujuan meringankan beban masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak bencana.

Muslim Ayub mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan yang telah ia lakukan selama hampir satu bulan terakhir. Dalam kurun waktu tersebut, ia berkeliling ke hampir seluruh wilayah Aceh yang terdampak banjir bandang untuk memastikan bantuan tersalurkan secara merata dan tepat sasaran.

“Ini bukan sekadar kunjungan simbolik. Saya ingin memastikan langsung bagaimana kondisi warga dan apa yang paling mereka butuhkan, ” ujar Muslim Ayub.

Dalam kunjungan tersebut, perhatian Muslim Ayub tertuju pada kondisi para pengungsi yang hingga kini masih tinggal di tenda-tenda darurat. Ia menilai situasi tersebut harus segera diakhiri, terlebih Aceh akan segera memasuki bulan Ramadan.

“Bagaimana kita dalam waktu dekat menghadapi bulan puasa. Kalau mereka masih tinggal di pengungsian atau di tenda, berdosa kita sebagai umat Islam dan sebagai warga negara Indonesia, ” tegasnya.

Menurut Muslim Ayub, pembangunan Huntara harus menjadi prioritas utama pemerintah agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan layak dan bermartabat. Ia menekankan bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat semata, tetapi harus berlanjut pada pemulihan yang nyata.

Terkait rehabilitasi dan rekonstruksi jangka panjang, Muslim Ayub menilai anggaran daerah tidak akan sanggup menanggung beban pemulihan pascabencana yang melanda Aceh secara luas. Ia memperkirakan proses pemulihan total dapat memakan waktu hingga dua tahun.

Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah pusat untuk segera mengucurkan anggaran khusus penanganan bencana di Aceh. Menurutnya, ketergantungan pada bantuan pihak luar tidak bisa menjadi solusi utama.

“Kalau hanya mengharapkan dari donator-donator asing, itu tidak akan mungkin. Negara harus hadir secara penuh, ” pungkas Legislator Fraksi Partai NasDem tersebut. (Muhammad) 

Read Entire Article
Masyarakat | | | |