Kartel Mengamuk di Meksiko! Warga AS Jadi Target Balas Dendam

9 hours ago 5

loading...

Warga AS jadi target balas dendam saat kartel narkoba mengamuk. Foto/X/@brane_mija64426

NEW MEKSIKO - Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Meksiko mendesak warganya untuk berlindung di tempat di tengah "operasi keamanan yang sedang berlangsung dan blokade jalan serta aktivitas kriminal terkait," menyusul kerusuhan yang dipicu oleh pembunuhan Nemesio "El Mencho" Oseguera Cervantes.

Staf pemerintah AS di berbagai lokasi di seluruh negeri akan bekerja dari rumah, katanya, menambahkan bahwa warga negara Amerika "harus melakukan hal yang sama."

"Kota-kota di Negara Bagian Jalisco, seperti Puerto Vallarta, Chapala, dan Guadalajara, termasuk di antara kota-kota yang terkena dampak kerusuhan," kata pernyataan tersebut. Kedubes AS juga menyebutkan kota-kota di negara bagian Baja California, Quintana Roo, Negara Bagian Nayarit, dan Sinaloa.

Operasi di jalan tol di Puebla, Guerrero, Tamaulipas, Nayarit, San Luis Potosi, Tijuana, Queretaro, Veracruz, dan Mazatlan "untuk sementara dibatasi," kata pernyataan itu, karena "blokade yang telah memengaruhi pengendara."

Kabinet Keamanan Meksiko mengatakan bahwa sebagian besar penghalang jalan telah dibersihkan dan jalan utama dibuka kembali setelah gelombang kekerasan.

Baca Juga: Mampu Bunuh El Mencho, Pasukan Khusus Meksiko Disamakan dengan SAS dan Delta Force Kedutaan Besar AS mengatakan bahwa warganya harus "mencari perlindungan dan meminimalkan pergerakan yang tidak perlu," serta "menghindari area di sekitar aktivitas penegak hukum."
Warga Amerika juga harus memantau media lokal untuk mendapatkan informasi terbaru dan mengikuti arahan dari otoritas setempat.

Beberapa negara mengeluarkan peringatan dan instruksi kepada warganya setelah kekerasan meletus.

Sementara itu, kerusuhan telah mereda di Puerto Vallarta, meskipun jam malam tetap berlaku dengan sekolah dan toko diperkirakan akan tutup pada hari Senin. Itu diungkapkan David Bar-Tal, seorang warga AS yang tinggal di kota itu kepada CNN.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |