Dari Tapanuli ke Aceh: Arahan Presiden untuk Evakuasi Cepat

1 day ago 7

29 November 2025 — Suasana Istana Merdeka pada Kamis sore, 27 November 2025, terasa berbeda. Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sekitar 20 anggota Kabinet Merah Putih. Agenda yang dibahas bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga kesiapan nasional menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru yang segera tiba.

Namun, perhatian utama Presiden tertuju pada bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam rapat itu, ia menegaskan agar seluruh sektor bergerak cepat mengevakuasi korban serta memastikan bantuan menjangkau wilayah terdalam tanpa henti.

Instruksi Presiden jelas: Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Kementerian PUPR, Kemensos, hingga tim medis TNI–Polri dan Kemenkes harus terus dikerahkan. “Tidak boleh ada jeda dalam penanganan. Semua harus bergerak, ” demikian arahan yang disampaikan.

Kesigapan Presiden terlihat sejak malam pertama bencana di Tapanuli. Ia langsung menghubungi Kepala BNPB dan Basarnas, memerintahkan tim menuju lokasi untuk melakukan evakuasi cepat. Bahkan, teknologi modifikasi cuaca segera digunakan demi menekan curah hujan yang memperparah kondisi.

Untuk memastikan koordinasi berjalan mulus, Menko PMK Pratikno ditugaskan khusus oleh Presiden. Ia diminta terus memantau jalannya evakuasi serta penanganan korban terdampak, agar setiap langkah di lapangan tetap terintegrasi dengan kebijakan pusat.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |