China Conference: Southeast Asia 2026 Perkuat Peran Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Regional

8 hours ago 5

loading...

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto menyebut Hong Kong sebagai mitra ekonomi strategis bagi Indonesia. Foto/Dok

JAKARTA - China Conference: Southeast Asia 2026 menegaskan peran Indonesia yang kian strategis sebagai pusat ekonomi regional bagi investasi, ketahanan rantai pasok, dan diplomasi ekonomi. Seiring dengan semakin eratnya kerjasama strategis antara Chinadan Indonesia , konferensi ini menjadi wadah untuk membentuk dialog kebijakan, memperkuat hubungan bisnis, serta mendorong inovasi di kawasan ASEAN dan sekitarnya.

Dalam pidato pembukaan, The Hon CY Leung, GBM, GBS, JP, KCM, Former Chief Executives of the Hong Kong Special Administrative Region, menyatakan, “Tiongkok dengan tegas menentang unilateralisme dan proteksionisme serta tanpa lelah membela sistem pelatihan multilateral. Inisiatif Tata Kelola Global yang diusulkan tahun lalu oleh Presiden Xi Jinping telah menunjukkan arah ke depan bagi dunia di tengah tantangan terhadap tatanan global. Inisiatif ini telah memperoleh dukungan dari lebih dari 150 negara dan organisasi internasional.”

Baca Juga: Indonesia dan China Jajaki Kerja Sama Baru Senilai Rp163 Triliun

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto menyebut Hong Kong sebagai mitra ekonomi strategis bagi Indonesia. Dalam sesi keynote, Ia menyampaikan bahwa Hong Kong memiliki kemitraan ekonomi khusus dengan Indonesia, dengan nilai perdagangan bilateral sekitar USD6,5 miliar, serta telah menanamkan investasi sebesar USD10 miliar di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Ia juga menambahkan bahwa perjanjian perdagangan bebas antara Hong Kong dan ASEAN yang mulai berlaku pada 2020 telah membuka dan memperkuat hubungan ekonomi serta bisnis antara Indonesia dan Hong Kong.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |