Kabupaten Bandung – Sebagai wujud kepedulian terhadap sektor pertanian dan upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Rancaekek Kulon Koramil 2401/Rancaekek Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Serka Hendri Sudrajat, menghadiri kegiatan musyawarah pengaturan pembagian air irigasi persawahan bersama Kelompok Tani (Poktan) Desa Rancaekek Kulon dan Desa Rancaekek Wetan. Kegiatan berlangsung pada Rabu (8/7/2026) di Damka Kampung Babakan Loa RT 01 RW 12, Desa Rancaekek Kulon, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Musyawarah tersebut dihadiri oleh Babinsa, Petugas PSDA Bapak Deni, Petugas Pengatur Air Bapak Andi, serta para petani dari kedua desa. Kegiatan dilaksanakan sebagai forum koordinasi dan penyamaan persepsi dalam mengatur pembagian air irigasi agar kebutuhan pengairan lahan pertanian dapat terpenuhi secara adil, merata, dan berkelanjutan.
Dalam musyawarah tersebut disepakati bahwa pengairan sawah di wilayah Desa Rancaekek Kulon dan Desa Rancaekek Wetan dilaksanakan secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditetapkan, tanpa mengubah volume air yang telah disepakati bersama. Selain itu, apabila terdapat kebutuhan air di luar jadwal yang telah ditentukan, maka harus dikoordinasikan terlebih dahulu melalui perwakilan petani yang telah ditunjuk, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik antarpetani.
Di tempat terpisah, Danramil 2401/Rancaekek, Kapten Inf Asep Sukandar, menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan musyawarah bersama para petani merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Pembinaan Teritorial (Binter). Babinsa tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi motivator, fasilitator, dan penghubung antara masyarakat dengan instansi terkait dalam menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah binaannya.
"Melalui musyawarah seperti ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik, tercipta kesepakatan bersama, serta terpeliharanya semangat gotong royong dan kebersamaan antarpetani dalam memanfaatkan sumber daya air secara bijaksana. Dengan pengelolaan irigasi yang baik, diharapkan produktivitas pertanian dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya ketahanan pangan di wilayah, " ungkap Danramil.
Kehadiran Babinsa juga mendapat apresiasi dari para petani karena mampu memberikan rasa aman, memperkuat koordinasi, serta mendorong terciptanya solusi yang mengedepankan musyawarah dan mufakat. Sinergi antara TNI AD, pemerintah, petugas pengairan, dan kelompok tani diharapkan terus terjalin guna mendukung kemajuan sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh pihak dalam menjaga kelancaran sistem irigasi demi keberhasilan hasil panen dan ketahanan pangan di Kecamatan Rancaekek.

















































