Ada Hari Tasyik, Bagaimana Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Zulhijjah?

22 hours ago 7

loading...

Ayyamul Bidh artinya adalah hari-hari putih. Puasa ini biasanya dilakukan 3 hari dalam tiap bulan ketika rembulan sedang purnama, yaitu tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulan Qamariyyah (kalender Hijriyah) Foto ilustrasi/ist

Hari Tasyrik adalah 3 hari setelah Iduladha (10 Zulhijjah) atau tepat pada hari 11,12 dan 13 Zulhijjah. Pada hari Tasyik umat Islam dilarang atau haram untuk berpuasa. Lantas bagaimana bila ingin berpuasa tengah bulan atau ayyamul bidh-nya?

Untuk diketahui, awal Zulhijjah jatuh pada 18 Mei 2026 ini. Di bulan mulia itu umat Islam akan merayakan Hari Raya Iduladha 10 Zulhijjah bertepatan 27 Mei 2026.

Beriku penjelasan Ustaz Hanif Luthfi Lc MA terkait puasa Ayyamul Bidh di bulan Zulhijjah dilansir dari rumahfiqih. Puasa Ayyamul Bidh (Ayyam al-Bidh) adalah satu puasa sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Ayyamul Bidh artinya adalah hari-hari putih.

Puasa ini biasanya dilakukan 3 hari dalam tiap bulan ketika rembulan sedang purnama, yaitu tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulan Qamariyyah (kalender Hijriyah). Adapun kesunnahan puasa Ayyamul Bidh ini menjadi masalah ketika di bulan Dzulhijjah, dimana tanggal 13 bulan Zulhijjah masih masuk Hari Tasyrik yang dilarang puasa.

Baca juga: Bulan Zulhijjah : Ibadah Haji, Kurban dan Keistimewaan Amalannya

Sebagaimana hadis dalam Sahih Al-Bukhari dari Ibnu 'Umar dan 'Aisyah, mereka mengatakan:

لَمْ يُرَخَّصْ فِى أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَنْ يُصَمْنَ، إِلاَّ لِمَنْ لَمْ يَجِدِ الْهَدْىَ

"Pada hari Tasyriq tidak diberi keringanan untuk berpuasa kecuali bagi orang yang tidak mendapat al-hadyu ketika itu." (HR Al-Bukhari)

Lantas apakah puasanya cukup 2 hari saja, atau geser ke hari berikutnya? Jika biasanya puasa Ayyamul Bidh dilakukan tiap tanggal 13,14,15 tiap bulannya, maka pada bulan Zulhijjah bisa dilakukan 14,15, dan tanggal lainnya. Bisa tanggal 16 atau selain tanggal itu.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |